Aqiqah demak merupakan layanan aqiqah yang mengedepankan Syar'i , Amanah dan Sedap.

Read More

Aqiqah Demak

Merupakan layanan aqiqah yang mengedepankan Syar'i , Amanah dan Sedap.
Read More

Masakan Terjamin Kehalalan dan Kesedapanya

Karena kami telah mendapat SERTIFIKAT HALAL dan juga Juru Masak yang terlatih.
Read More

Pilih Aqiqah untuk Anak yang hanya seumur hidup sekali...

Jangan Asal !!! Kamilah yang telah bersertifikat MUI ....
Read More

AQIQAH PEDULI yaitu program mengaqiqahkan anak dari orangtua kurang mampu.

Program ini untuk perusahaan atau perorangan yang ingin berinfak mengaqiqahkan anak dari orangtua kurang mampu.
Read More

Mau Cari Aqiqah Untuk Anak ? Jangan Terkecoh dengan harga Murah !!!

Kamilah yang Berpengalaman yang mengedepankan Ke Syar'i an , Amanah dan Pasti Sedap...

Jumat, 28 Oktober 2016

Rumah Jasa Aqiqah Di Demak

Assalamu'alaikum wr.wb

Rumah Jasa Aqiqah Di Demak merupakan layanan aqiqah yang meliputi kota Demak, Kudus, Pati, Jepara dan sekitarnya dengan program layanan Aqiqah Anak, Aqiqah Save, Aqiqah Sesama, Aqiqah Peduli dll.

layanan aqiqah Anak jepara berawal Dari keinginan untuk memperkenalkan aqiqah sebagai sunnah Rasulullah SAW Dalam mengungkapkan rasa  Syukur Atas anugrah Yang telah ALLAH berikan kepada Suami Istri, berupa kelahiran seorang Anak.
Selain bentuk syiar, juga Ingin melakukan pemerataan Distribusi Daging aqiqah Ke daerah terpencil, daerah rawan gizi, panti asuhan , daerah yang terkena musibah  serta tempat lainya yang berhak mendapatkan bantuan, baik di Jepara, Kudus, Demak , Pati ataupun di daerah lainya.

Wallaikumsalam wr.wb
Hormat Kami
Manajemen Aqiqah Anak Jepara


Rumah Jasa Aqiqah Di Demak




Rumah Jasa Aqiqah Di Demak Syar'i

Read More

Kamis, 27 Oktober 2016

Aqiqah Murah Demak

Aqiqah Murah Demak  menyediakan aqiqah murah dengan kriteria kambing SEHAT dan memenuhi Syarat SYAR'I. Hubungi kami di +62291-4295915  atau  0812-2579-4325 sekarang juga.

Harga terjangkau !!


Menu Aqiqah Murah Demak




Kriteria Kambing Aqiqah Murah Demak

Read More

Rabu, 26 Oktober 2016

Rumah Aqiqah Demak



Aqiqah adalah acara yang cukup penting bagi putra/putri kita, yang merupakan bentuk rasa syukur kita atas anugrah yang telah diberikan oleh Allah SWT. 
Karena kemajuan zaman ini banyak orang tua yang bekerja dan tidak sempat untuk meng-Aqiqahkan anaknya.
Kami RUMAH AQIQAH DEMAK (Raja Aqiqah) memberikan solusi tanpa masalah yaitu dengan menyediakan AQIQAH SIAP SAJI. 
Dengan begitu para orang tua hanya perlu memesan, duduk manis di rumah, dan makanan sudah siap.

Free Ongkir,  jangan lupa untuk memesan.

hub: 291-4295915 (0812-2579-4325) 


Menu Rumah Aqiqah Demak




Rumah Aqiqah Demak Syar'i

Read More

Sabtu, 08 Oktober 2016

BEKERJA SAAT MASA HAMIL. BAGAIMANA AGAR TETAP SEHAT?

BEKERJA SAAT MASA HAMIL. BAGAIMANA AGAR TETAP SEHAT?

BEKERJA SAAT MASA HAMIL. BAGAIMANA AGAR TETAP SEHAT?



Masa-masa kehamilan adalah waktu yang membahagiakan bagi seorang ibu. Tapi juga menjadi beban bagi para pekerja yang sehari-hari harus datang tepat waktu ke kantor, dan berbagai kesibukan yang menguras banyak tenaga dan emosi. Jika kondisi Anda cukup baik, jangan jadikan kehamilan menjadi penghalang Anda dalam bekerja. Moms, berikut tips untuk Anda tetap sehat dan produktif di masa kehamilan.

        1. Gunakan Outfit yang Nyaman
Untuk Anda yang bekerja dengan mobilitas yang tinggi. Saat kehamilan, pakaian yang nyaman sangat berpengaruh pada kesehatan Anda. Maka dari itu, pilihlah pakaian senyaman mungkin. Hindari outfit yang terlalu ketat dandesign model yang membatasi ruang gerak Anda. Hindari sepatu berhak sependek apapun hak nya, tetap tidak disarankan. Gunakan flat shoes dengan permukaan anti licin dan pijakan yang membuat Anda nyaman dalam melangkah.

        2. Makan Tepat Waktu
Target pekerjaan memang perlu Anda selesaikan, tapi perlu Anda ketahui, kebutuhan nutrisi pada tubuh Anda bukan hanya sekedar untuk diri Anda sendiri, tapi juga untuk si Kecil. Untuk itu, biasakan makan siang tepat pada waktunya. Sediakan camilan sehat seperti biskuit gandum, salad buah, atau kue kering baik dikonsumsi pada saat jam-jam kritis seperti diantara waktu makan siang, atau saat sore hari.

        3. Jaga Emosi
Pada saat hamil, wanita cenderung memiliki emosi yang tidak stabil. Untuk itu, jaga emosi Anda agar selalu berpikiran positif. Jika emosi sedang meledak-ledak, coba sempatkan untuk menghentikan sejenak pekerjaan Anda. Keluarlah untuk menghirup udara segar, tarik napas dalam-dalam dan tersenyumlah. Cara sederhana ini cukup ampuh untuk menekan rasa stres Anda.

        4. Hindari Lembur
Beritahu atasan Anda bahwa Anda sedang hamil. Dengan keadaan Anda, mungkin akan menjadi “notice” untuk atasan Anda agar tidak memberikan Anda pekerjaan yang begitu berat yang mengakibatkan Anda lembur dan pulang terlalu malam. Selain tidak baik untuk kesehatan, faktor keamanan juga menjadi salah satu alasannya.

        5. Cek Kehamilan Secara Berkala
Jangan lupa untuk memeriksakan kondisi kehamilan Anda secara rutin. Konsultasikan hal-hal apa saja yang perlu Anda lakukan agar perkembangan janin dapat tumbuh sempurna walau aktivitas Anda sangat padat. Jangan sungkan untuk memberitahukan keluhan apa saja yang Anda rasakan selama kehamilan, dokter akan memberikan solusi untuk menjamin Anda tetap sehat dan produktif.

        6. Ketahui Batas Kemampuan Anda
Bagaimanapun, kondisi hamil memang perlu pengawasan dan kehati-hatian dalam menghadapinya. Jangan memaksakan kondisi tubuh Anda, jika mual dan pusing menyerang tiba-tiba. Tinggalkan pekerjaan Anda. Istirahatlah dirumah dengan rileks. Anda harus lebih peka untuk “mendengarkan” sinyal dari tubuh Anda sendiri.

Read More

Selasa, 04 Oktober 2016

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT PROGRAM HAMIL

HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT PROGRAM HAMIL


HAL-HAL YANG HARUS DIPERHATIKAN SAAT PROGRAM HAMIL





Kehadiran buah hati tentunya menjadi hal yang ditunggu-tunggu oleh pasangan suami istri Jika Anda dan pasangan tengah menjalankan program hamil, pastikan Anda melakukan persiapan kehamilan berikut ini.

Nutrisi Ibu Saat Program Hamil
Penting untuk memperhatikan nutrisi yang masuk ke tubuh Anda saat menjalankan program hamil. Salah satu yang penting adalah asam folat. Usahakan untuk mengonsumsi asam folat sebanyak 400 mg per hari, terutama untuk triwulan pertama. Asam folat yang kaya akan vitamin B ini bagus untuk perkembangan otak janin. Asam folat bisa didapatkan dengan mengonsumsi sayuran hijau, kuning telur, dan kacang-kacangan.

Hati-Hati Konsumsi Vitamin untuk Persiapan Kehamilan
Pertanyaannya, pentingkah mengonsumsi vitamin sebagai persiapan kehamilan? Sebelum mengonsumsi vitamin, berkonsultasilah dengan dokter karena tidak semua ibu hamil membutuhkannya. Banyak vitamin kehamilan yang mengandung vitamin A. Perlu diperhatikan bahwa untuk kondisi hamil, vitamin A yang dapat diterima tubuh hanya 770 mikrogram. Mengonsumsi terlalu banyak dapat mengakibatkan cacat lahir.

Hindari Kafein
Selama ini Anda tidak bisa hidup tanpa kafein? Jika iya, sekarang saatnya untuk mengurangi atau menghindari mengonsumsi kafein, seperti yang terdapat dalam teh dan kopi. Usahakan untuk tidak mengonsumsi kafein lebih dari 200 miligram per harinya.

Jaga Berat Badan
Selalu perhatikan berat badan Anda. Berat badan ideal bagi persiapan tubuh untuk kehamilan dapat dilihat dari indeks massa tubuh. Jika indeks massa tubuh di bawah 20, berarti Anda harus menambah berat badan untuk menghindari kehamilan yang beresiko. Jika indeks massa tubuh di atas 24, jika memungkinkan sebaiknya Anda turunkan beberapa kilogram.

Hindari Ikan Laut Yang Mengandung Merkuri
Kebanyakan ikan laut mengandung merkuri tinggi sehingga sebaiknya Anda hindari saat program hamil. Beberapa jenis ikan yang sebaiknya dikurangi adalah ikan tuna putih, ikan pedang, dan ikan makarel. Sebaliknya, ada beberapa ikan yang kaya akan omega 3 sehingga sebaiknya dikonsumsi, seperti ikan herring, ikan salmon, dan ikantrout.

Pola Hidup Sehat
Bebaskan diri Anda dari lingkungan yang tidak sehat, seperti polusi serta paparan bahan-bahan kimia seperti radiasi matahari, pestisida, dan kandungan timah. Hindari memakan makanan mentah seperti sushi atau keju yang belum melewati proses pasteurisasi. Rokok, alkohol, dan obat-obatan juga harus dihindari. Jika suami seorang perokok, Anda dapat meminta kerjasamanya untuk mengurangi merokok di dekat Anda.

Read More

Jumat, 30 September 2016

MERAMALKAN JENIS KELAMIN BAYI LEWAT TANDA-TANDA KEHAMILAN

MERAMALKAN JENIS KELAMIN BAYI LEWAT TANDA-TANDA KEHAMILAN


MERAMALKAN JENIS KELAMIN BAYI LEWAT TANDA-TANDA KEHAMILAN



Menebak-nebak jenis kelamin anak memang menjadi hal yang menyenangkan saat hamil. Jika tebakannya tepat, maka itu akan menjadi kebahagiaan tersendiri, namun jika meleset, tetap saja tak akan mengurangi kebahagiaan Anda. Nah, jika Anda kini tengah hamil dan penasaran dengan jenis kelamin sang bayi, kenali yuk beberapa tanda-tandanya di sini. Psst... kegiatan ini bisa dilakukan tanpa USG, lho.

Makanan apa yang Anda idamkan selama kehamilan
Siapa sangka ternyata mengidam di saat hamil bisa menjadi salah satu indikator jenis kelamin bayi.? Masyarakat memercayai bahwa ibu hamil yang mengidam makanan manis, buah dan jus jeruk akan memiliki anak perempuan. Mereka yang mengandung bayi laki-laki akan sering mengidam makanan yang cenderung asam dan asin. Mengidam makanan berprotein seperti daging dan keju juga mengindikasikan bahwa si kecil di dalam kandungan berjenis kelamin laki-laki. Mengidam bukanlah satu-satunya tanda kehamilan yang bisa menunjukkan jenis kelamin anak. Fenomena ini terjadi karena hormon dalam tubuh ibu yang berubah karena kehamilan.

Morning sickness
Tanda kehamilan lain yang banyak dialami adalah morning sickness dan sakit punggung . Memang tak semua wanita akan mengalami morning sicknessini. Nah, jika ada yang mengalami dua gejala di atas maka besar kemungkinan janin yang dikandung berjenis kelamin perempuan. Selain morning sickness, penampilan ibu saat mengandung juga bisa mengindikasikan jenis kelamin buah hatinya. Ibu hamil yang cenderung malas berdandan dan terlihat tak secantik sebelum hamil sering dikatakan mengandung bayi perempuan karena kecantikan ibunya diambil oleh sang bayi. Jerawat yang berlebihan juga mengindikasikan janin perempuan dalam kandungan.

Posisi bayi
Perhatikan pula posisi bayi dalam perut. Posisi kandungan yang cenderung di atas merupakan tanda dari hadirnya janin laki-laki. Sedangkan perut yang cenderung menonjol bulat ke depan juga merupakan tanda kehamilan dari bayi lelaki. Selain itu, detak jantung juga bisa menjadi salah satu tanda. Banyak orang yang percaya bahwa detak jantung janin yang cepat menandakan bahwa si kecil merupakan gadis cantik yang akan lahir segera. Semua tanda kehamilan ini bisa dibenarkan karena memang telah terbukti. Namun, agar Anda tidak merasa ragu dengan jenis kelamin buah hati, USG merupakan jalan terbaik untuk melihat perkembangan janin dan jenis kelaminnya. Jenis kelamin bayi juga bisa berubah-ubah meskipun telah menjalani USG karena perkembangan tubuhnya yang masih belum sempurna hingga berusia lebih dari 8 bulan. Jenis kelamin bayi juga bisa berubah-ubah meskipun telah menjalani USG karena perkembangan tubuhnya yang masih belum sempurna hingga berusia lebih dari 8 bulan.

Read More

Senin, 26 September 2016

KAPAN BAYI ANDA SIAP MAKAN?

KAPAN BAYI ANDA SIAP MAKAN?


KAPAN BAYI ANDA SIAP MAKAN?



Perkembangan setiap bayi berbeda-beda, ada bayi yang bisa makan makanan padat pada usia 4 bulan, ada juga yang belum. Umumnya bayi mulai bisa menerima makanan padat sekitar usia 4 sampai 6 bulan. Pada usia 4 bulan, kemampuan oromotor bayi sudah matang untuk menerima makanan padat. Walaupun begitu, sebaiknya bayi menerima ASI eksklusif sampai usia 6 bulan. Hal ini dilakukan untuk menjaga sistem pencernaannya yang belum tentu siap menerima makanan padat (Makanan Pendamping ASI/ MPASI) terlalu dini. Saat bayi siap menerima makanan padat, ia akan memberikan tanda kepada orangtuanya. Ciri-ciri yang jelas saat ia siap untuk beralih dari hanya minum susu saja ke konsumsi makanan padat, yaitu:

Tanda pertama saat bayi sudah bisa diberikan makanan padat adalah adanya kontrol kepala. Jika anda menegakkan tubuh bayi dan kepalanya masih terkulai, artinya ia belum siap menerima makanan padat karena tidak akan mampu menelan makanan dengan benar.

Hilangnya refleks menjulurkan lidah. Supaya makanan padat bisa tetap berada di mulutnya kemudian ditelan, bayi harus menghilangkan refleks menjulurkan lidah yang akan mendorong makanan keluar dari mulutnya.

Kemampuan gerak mulut dan lidah bayi berkembang sesuai dengan perkembangan sistem pencernaannya. Untuk mulai mengonsumsi makanan padat, bayi harus sudah bisa menggerakkan makanan ke belakang mulut dan kemudian menelannya. Tanda-tanda bayi sudah menguasai keterampilan menelan secara efisien adalah berkurangnya air liur yang menetes.

Berat badan bayi mengalami kenaikan yang signifikan. Pada umumnya bayi siap untuk menerima makanan padat saat berat badannya sudah dua kali lipat dari berat badan ketika lahir.

Masih lapar walau sudah minum ASI dan menunjukkan tanda-tanda lapar meskipun telah diberikan minum susu yang banyak. Selain itu, bayi juga mulai menunjukkan keingintahuan terhadap apa yang anda makan. Bayi anda mulai ingin tahu apa yang ada di piring makan anda, atau merebut sendok anda ketika anda makan.

Bayi mulai memasukan benda-benda / tangan ke mulutnya dan membuka mulutnya ketika anda menawarkan sendok berisi makanan dan mampu mengatupkan mulutnya pada sendok tersebut.

Read More

Kamis, 22 September 2016

CARA MENGATASI CEGUKAN PADA BAYI

CARA MENGATASI CEGUKAN PADA BAYI


CARA MENGATASI CEGUKAN PADA BAYI



Pada saat menyusui bayi, mungkin Anda sering mendapati sang buah hati mengalami cegukan dan tidak tahu apa yang harus dilakukan. Cegukan pada bayi sebenarnya bukanlah hal yang membahayakan, cegukan dapat hilang setelah beberapa menit Anda bisa mengatasinya dengan benar. Namun, apabila cegukan tidak juga hilang, sebaiknya bawa bayi Anda ke dokter atau puskesmas terdekat. Berikut ini adalah beberapa tips cara menghilangkan cegukan pada bayi, simak yuk!

Atur posisi saat menyusui
Kesalahan yang sering terjadi pada saat bayi mengalami cegukan adalah posisi menyusui. Ketika menyusui, pastikan bayi merasa nyaman, perut bayi harus berhadapan dengan perut ibu. Kemudian pastikan puting dan areola masuk ke mulut bayi dengan benar dan posisi lengan bayi lurus dengan kepala.

Hentikan sejenak kegiatan menyusui
Anda sudah mengubah posisi menyusui, tapi cegukan belum juga berhenti. Sebaiknya hentikan dulu kegiatan menyusui. Terkadang, memberikan jeda beberapa menit dapat menghentikan cegukan bayi dengan sendirinya.

Tenangkan bayi
Sering kali bayi menyusu dengan cepat dan terburu-buru, pada saat yang demikian oksigen yang masuk ke diafragma tidak teratur sehingga bayi menjadi cegukan. Untuk menghentikan cegukannya, buatlah bayi merasa tenang dengan memeluknya dan posisi kepala bayi berada di bahu sang ibu. Sambil memeluk, tepuk-tepuklah punggung bayi dengan lembut sampai bayi merasa tenang dan cegukan pun berhenti.

Gunakan dot dengan lubang berukuran kecil
Perhatikan botol susu yang Anda gunakan untuk sang buah hati. Periksa regulator botol susunya. Lubang dot pada botol susu bayi sebaiknya berukuran kecil agar meminimalkan udara yang masuk ke dalam diagragma pada saat bayi sedang menyusu dan mencegah bayi mengalami cegukan.

Read More

Minggu, 18 September 2016

SIAP TAMBAH MOMONGAN?

SIAP TAMBAH MOMONGAN?


SIAP TAMBAH MOMONGAN?


Setiap orangtua pasti mendambakan kehadiran sang buah hati. Sangat menyenangkan melihat sebuah keluarga yang ramai dengan tingkah lucu anak-anaknya. Namun, sebelum Anda memutuskan untuk menambah anak, ada baiknya mengetahui ‘jungkir balik’ hal yang akan Anda rasakan ketika Anda ingin menambah anggota baru ini dalam keluarga. Bisa jadi hal ini juga yang sedang Anda rasakan saat ini atau yang sedang Anda rencanakan. Coba disimak, yuk!


Tidak ada waktu yang sempurna
Sama seperti Anda memutuskan untuk memiliki anak pertama. Tidak ada waktu yang tepat pula untuk kapan bisa memiliki anak kedua. Terlepas dari kapan bayi Anda bergabung menjadi anggota keluarga, hal yang harus diketahui adalah ketika bayi kedua bergabung dalam keluarga Anda, suasana akan menjadi tak terkendali, berantakan, dan luar biasa.

Kehamilan anak kedua tidak akan sama dengan yang pertama
Saat Anda hamil anak pertama, Anda memiliki waktu untuk diri sendiri karena tidak ada anak-anak lain yang diurusi dalam keluarga. Pada kehamilan kedua, Anda sudah memiliki balita yang akan menyibukan Anda. Jadi, jangan terkejut jika keseharian kehamilan Anda yang harusnya santai akan menjadi lebih aktif saat kehamilan kedua.

Tidak ada yang akan dapat mempersiapkan anak Anda
Sama seperti tidak peduli seberapa banyak Anda membaca dan mengikuti kelas mempersiapkan diri untuk memiliki bayi. Hal yang sama juga akan dilalui oleh si sulung. Pada akhirnya dia akan dapat melalui dan menerima itu semua serta menyayangi saudara kandungnya, tapi mungkin akan terasa sulit pada awalnya.

Tidak diperlakukan dengan cara yang sama seperti hamil anak pertama
Anda tidak akan diperlakukan dengan sama oleh sekitar seperti kehamilan anak pertama. Pada saat hamil anak pertama mungkin Anda seakan menjadi orang penting dan mendapat perlakuan yang serba ekslusif oleh orang sekitar. Dunia seakan menggelar karpet merah ketika Anda akan keluar untuk menyambut Anda dan sang buah hati. Hamil anak kedua? Tidak sebaik itu, mungkin Anda akan sedikit merasa “sudah pernah di sana, dan melakukan itu” sama juga seperti yang orang lain rasakan.

Akan terasa berbeda
Mungkin Anda akan merasa cemas dengan morning sickness. Tapi, jangan biarkan hal itu dapat menakut-nakuti Anda sehingga ragu untuk hamil kedua kalinya. Sama seperti tidak ada dua anak-anak yang sama, maka tidak ada pula kehamilan yang sama.
Sebelum memutuskan untuk menambah momongan dalam keluarga, sebaiknya Anda perlu mengetahui hal-hal yang akan terjadi agar dapat menghindari stres dan dapat mempersiapkan diri dengan “tantangan” yang akan Anda lalui.

Read More

Rabu, 14 September 2016

TIPS AGAR BAYI TIDAK MENANGIS SAAT MANDI

TIPS AGAR BAYI TIDAK MENANGIS SAAT MANDI


TIPS AGAR BAYI TIDAK MENANGIS SAAT MANDI




Hampir setiap bayi akan menangis ketika dia dimandikan. Untuk itu, tak jarang orangtua juga membelikan mainan guna menemani si kecil saat waktu mandi tiba. Namun, tangisannya juga belum reda. Sebenarnya masalah ini bukan hal yang harus dicemaskan karena bayi Anda lama-kelamaan akan dapat menyesuaikan diri dan tidak menangis saat mandi. Tapi tidak ada salahnya Anda mencoba tips berikut, terutama bagi orangtua baru agar Anda juga mampu menyesuaikan diri ketika memandikan si kecil.

Tenang dan rileks
Bagi orangtua baru, memandikan bayi justru akan membuatnya sedikit tegang. Ketahuilah, sikap Anda yang terlihat cemas dan panik justru akan membuat buah hati menjadi tidak nyaman saat dimandikan. Sebaiknya, usahakan agar pembawaan Anda juga dapat tenang dan rileks ketika memandikan dan mengusap tubuh si kecil ini. Dengan begitu, dia akan merasa nyaman dengan sentuhan tangan Anda.

Suhu air yang tepat
Pastikan ketika mandi suhu airnya tidak terlalu panas dan dingin. Anda bisa merasakan dengan meneteskan dahulu air yang siap digunakan untuk mandi ke punggung tangan. Ketika suhunya sudah tepat, Anda dapat mulai memandikan si kecil. Namun, sebaiknya ketika Anda sedang mengisi air pada wadah mandinya, gunakan air dingin terlebih dulu baru kemudian air panas. Hal ini untuk mencegah kecerobohan orangtua agar tidak langsung memasukan buah hati ke dalam wadah mandi ketika baru air panas yang terisi.

Awali dengan celupan kaki
Ketika Anda ingin memandikan bayi, jangan langsung menyelupkan tubuhnya karena dia akan terkejut dan merasa tegang. Secara perlahan-lahan, Anda awali dengan mencelupkan kakinya agar dia dapat merasa tenang, kemudian Anda bisa mengusap wajahnya dengan air. Setelah itu, Anda dapat memandikan tubuhnya.

Mandi bersama
Bukan hanya memandikannya, Anda juga dapat ikut mandi bersama bayi. Dengan kehadiran Anda, bayi akan merasa lebih tenang. Selain itu, jangan lupa untuk menyertakan mainannya. Suasana ketika mandi akan menyenangkan bagi si kecil, Anda juga bisa ikut mengajaknya bermain dengan mainannya dan mengarang cerita yang akan Anda sampaikan kepada buah hati melalui mainannya itu.
Bersabarlah dalam merawat bayi, terutama pada saat memandikannya mungkin bayi akan memberontak. Namun, Anda harus punya 1001 cara untuk membuatnya tenang saat sesi mandi tiba.

Read More

Sabtu, 10 September 2016

CARA MERAWAT BAYI PREMATUR

CARA MERAWAT BAYI PREMATUR


CARA MERAWAT BAYI PREMATUR




Setiap orangtua pasti menginginkan bayinya lahir normal dengan kondisi yang sehat. Namun, terkadang apa yang diinginkan tidak selalu terjadi. Manusia boleh berencana, tapi Tuhan yang menentukan. Oleh karena itu, sebagai orangtua kesiapan untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi anaknya pasti akan selalu diusahakan. Begitu pula ketika Anda mendapati bahwa bayi Anda terlahir prematur. Anda pasti membutuhkan cara untuk merawat dan melindungi sang buah hati dengan lebih hati-hati lagi. Berikut adalah cara merawat bayi prematur:

Kamar yang nyaman
Anda harus mengatur suhu kamar pada 26 sampai 27 derajat celcius agar menjaga bayi tetap dalam kondisi yang stabil. Selain itu, kondisi kamar juga harus bersih karena bayi premature lebih rentan terhadap infeksi serta penyakit. Jauhkan bayi dari asap rokok, bahan kimia, debu, dan orang yang sakit. Karena daya tahan tubuh bayi prematur masih sangat lemah.

Mengatur posisi tidur seperti dalam rahim ibu
Meletakan handuk pada sisi kanan-kiri serta bawah atau membentuk handuk menjadi huruf U dan meletakan bayi Anda di tengahnya, akan membuat bayi seperti berada di rahim ibu. Tangannya dan kakinya akan meringkuk persis seperti posisinya di dalam kandungan. Bayi akan merasa nyaman dan tidak takut untuk berguling ke kiri dan kanan karena merasa hangat dan terjaga.

Lingkungan yang tenang
Bayi yang terlahir prematur membutuhkan jam tidur yang lebih panjang daripada bayi normal. Jaga bayi Anda agar mendapatkan waktu tidur yang berkualitas guna menunjang pertumbuhan serta perkembangan otaknya. Jauhkan dari suara bising dan ciptakan suasana yang kondusif di kamarnya. Anda perlu mengatur pencahayaan agar tidak terlalu terang dan bayi dapat tidur dengan tenang.

Selalu dekat dengan si kecil
Anda harus memerikan waktu luang yang banyak untuk merawat bayi Anda dengan stimulasi, baik itu berupa sentuhan, suara, maupun pengelihatan. Untuk bayi yang beratnya tidak mencapai 2500 gram, Anda dapat menggunakan metode KMC (Kangaroo Mother Care), yaitu dengan menempelkan tubuh bayi pada dada Anda sehingga kulit akan saling bersentuhan. Selain mempererat emosional, hal ini juga bertujuan agar suhu tubuh bayi tetap stabil dan membuat denyut jantung dan napasnya lebih teratur. Selain itu, jangan lupa untuk mengajak bicara bayi Anda. Pertahankan jarak sekitar 30cm ketika Anda menatap wajah bayi dan mengajaknya berbicara.

Perhatikan asupan nutrisi dan obat
Bayi prematur biasanya belum dapat langsung meminum ASI ekslusif. Anda perlu memerah terlebih dahulu ASI untuk si kecil. ASI merupakan nutrisi yang sangat penting untuk meningkatkan berat badan dan menjaga daya tahan tubuhnya. Jangan lupa untuk memberikannya obat dan vitamin yang sudah diberikan dokter di rumah sakit sesuai dosisnya.

Bayi prematur membutuhkan perawatan ekstra dari bayi normal. Oleh karena itu, Anda juga harus selalu siaga. Jangan lupa mencatat nomer telepon rumah sakit ataupun dokter agar Anda dapat segera memberikan penanganan yang cepat jika bayi membutuhkan pertolongan.

Read More

Selasa, 06 September 2016

MELAHIRKAN NORMAL ATAU CAESAR?

MELAHIRKAN NORMAL ATAU CAESAR?

MELAHIRKAN NORMAL ATAU CAESAR?


Sudah menjadi kodrat bagi wanita untuk melahirkan. Ketika membayangkan kehadiran bayi mungil dalam keluarga tentu sangat menyenangkan, tapi banyak juga wanita yang khawatir dan merasa takut ketika membayangkan proses persalinan. Melahirkan adalah tugas yang mulia sekaligus berat karena berisiko pertaruhan nyawa bagi seorang ibu. Oleh sebab itu, seiring perkembangan teknologi, saat ini melahirkan normal bukan lagi satu-satunya pilihan. Namun, melahirkan secara caesar juga bukan tanpa risiko. Berikut pertimbangannya:

Dapat memilih tanggal melahirkan
Anda dapat memilih tanggal cantik kapan bayi Anda ingin dilahirkan melalui operasi caesar ini. Namun, risikonya adalah, saat bayi masih belum sempurna dalam kandungan (kekurangan atau kelebihan bulan) bayi akan berisiko mengalami permasalahan pada pernapasan, kecacatan, dan dan cenderung mengalami permasalahan mental. Berbeda dengan melahirkan normal, permasalahan tersebut lebih minim risiko. Anda memang tidak dapat memilih tanggal lahir untuk bayi. Namun, ketika terjadi kontraksi, hal ini menandakan bayi Anda sudah cukup umur untuk lahir.

Tidak merusak organ intim wanita
Banyak anggapan bahwa melahirkan secara caesar tidak akan merusak organ intim wanita karena sayatan terjadi hanya di perut. Hal ini memang benar, namun bekas sayatan tersebut akan mengurangi keindahan perut Anda, belum lagi dengan adanya keloid. Melahirkan secara normal memang membuat organ intim wanita menjadi tidak kencang, namun hal itu terjadi selama 40 hari saja. Jika Anda tertarik untuk mengikuti senam kegel, olahraga ini juga dapat mempercepat elastisitas pada organ intim wanita setelah melahirkan.

Tidak merasa sakit
Memang benar saat proses persalinan melalui operasi Caesar tidak sakit. Namun, pasca melahirkan bekas sayatan dan jahitannya baru akan terasa menyakitkan sampai ke tulang belakang karena efek anestesinya (obat bius) sudah habis. Jika Anda melahirkan normal, memang akan sakit ketika proses persalinan, namun hanya pada saat itu saja. Selain itu, metode melahirkan normal pun saat ini telah hadir untuk mengurangi rasa sakit saat proses persalinan, seperti waterbirth dan hypnobirthing.

Tidak merasa lelah
Ketika melahirkan secara normal, Anda akan perlu mengejan dalam beberapa jam dan tentunya akan membuat Anda lelah. Berbeda dengan melahirkan secara normal, Anda memang tidak perlu melakukan hal itu. Akan tetapi, tahukah Anda pada saat proses persalinan tubuh juga mengalami kelelahan? Dimulai dengan memasukan anestesi ke tulang belakang, sayatan, jahitan, dan rasa mual akibat anestesi. Semua itu akan terasa melelahkan.

Alternatif Lain : Melahirkan di Alam Terbuka

Cukup aneh membaca kalimat di atas? But yes, that happens recently. Seorang wanita baru saja melahirkan di sebuah pondok tengah hutan. Yang unik, proses melahirkan ini direkam oleh sang suami dan diunggah ke Youtube. Video ini tentulah menarik banyak perhatian publik, terbukti dengan tercantumnya angka 52 viewers di sudut video. Saat ditanya, Simone mengungkap jika ini adalah pengalaman melahirkan yang sangat nyata (dia sebelumnya telah memiliki tiga orang anak) dan bisa mengubah hidupnya.

Pilihlah metode melahirkan yang sesuai dengan kondisi Anda. Perhatikan indikasi-indikasi dan beberapa faktor yang mengharuskan memang sebaiknya melahirkan secara Caesar. Namun, jika Anda dan janin dalam kondisi yang kuat dan sehat, pilihan melahirkan secara normal sangat disarankan untuk mengurangi risiko yang kurang baik.

Read More

Jumat, 02 September 2016

PERSIAPAN MENYAMBUT SANG BUAH HATI

PERSIAPAN MENYAMBUT SANG BUAH HATI


PERSIAPAN MENYAMBUT SANG BUAH HATI


Memiliki anak adalah dambaan semua pasangan suami istri. Saat Anda dan pasangan mulai merencanakan program kehamilan, mungkin sudah terlintas betapa menyenangkannya diberkahi anak dalam keluarga kecil Anda. Persiapan pun tak kalah menyenangkannya. Dari mulai hal-hal kecil seperti memilih peralatan bayi terbaik, sampai hal serius seperti masa depan si Kecil. Apa saja yang harus Anda persiapkan?

1. Mental Dan Fisik
Tidak mudah menjadi orang tua baru. Pastikan Anda dan pasangan sudah mempersiapkannya apalagi jika Anda pasangan yang baru menikah. Sebagai suami harus sudah siap mengajukan cuti ketika Istri Anda melahirkan. Persiapan mental sangat perlu dimiliki, saling menyemangati satu sama lain pun perlu dilakukan agar proses persalinan dapat berjalan lancar.

2. Biaya Untuk Keperluan si Kecil
Pastinya Anda ingin selalu memberikan yang terbaik untuk buah hati Anda. Membelikan berbagai keperluan baby seperti baju, popok, selimut, alat mandi, dan lain-lainnya juga pasti sudah dibeli sejak Anda mengetahui perkiraan jenis kelamin si Kecil untuk menyesuaikan warna apa yang dominan akan dipersiapkan. Menyenangkan sekali rasanya. Eits..ingat! Beli lah sesuai kebutuhan, jangan berlebihan. Karena masih banyak keperluan yang harus Anda tunaikan sebagai orangtua.

3. Persiapan Biaya Persalinan
Tidak banyak jenis asuransi yang tidak melindungi biaya persalinan. Walaupun Anda memiliki asuransi kesehatan dari tempat Anda bekerja. Pastikan Anda sudah mempersiapkan biaya ekstra untuk beberapa kemungkinan yang akan terjadi. Karena biaya perawatan rumah sakit akhir-akhir ini cukup mahal, maka dari itu persiapkan biaya ini jauh-jauh hari sebelum hari persalinan tiba.    

4. Tabungan Pendidikan
Rencanakan biaya pendidikan buah hati Anda dengan sebaik mungkin. Sejak si Kecil lahir, sudah saatnya menyingkirkan ego Anda dengan pasangan. Mulai berhemat dan mulai bijak mengatur pengeluaran karena biaya pendidikan akan terus semakin mahal. Jenjang pendidikan Taman Kanak-kanak sampai ke Perguruan Tinggi bukanlah waktu yang sebentar, maka dari itu, Anda perlu cermat memilih jenis tabungan perencanaan pendidikan yang terbaik.

Read More

Jumat, 12 Agustus 2016

Aqiqah di Usia Dewasa Apa di Bolehkan ?

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Pak Ustadz, ada dua hal yang ingin saya tanyakan berkaitan tentang masalah aqiqah.
1. Ketika orang tua melahirkan anaknya, pada saat itu mereka masih dalam kondisi yang kurang mampu, jadi untuk biaya aqiqah tidak ada. Namun ketika anaknya sudah dewasa dan sudah berkeluarga, orang tuanya sudah dalam keadaan berkecukupan, kemudian mereka ingin mengaqiqahi anaknya yang sudah berkeluarga tadi, apakah boleh dan bagaimana caranya?


2. Jika orang tua tadi masih dalam kondisi tidak mampu, namun anak-anaknya yang sudah dewasa tadi hidup berkecukupan dan ingin membeli kambing diatasnamakan orang tuanya untuk aqiqah, apakah itu diperbolehkan? Atas jawabannya saya ucapkan terima kasih.
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ. (Kholilil Rohman)

Wa’alaikumsalam wa rahamatullah wa barakatuh. Saudara penanya yang gemar dalam menambah wawasan keagamaan, yarhamukumullah.

Pertanyaan saudara menarik untuk dibahas sebab kasus ini sering terjadi di tengah masyarakat. Kondisi ekonomi seseorang yang kadang kurang menentu turut mempengaruhi pelaksanaan anjuran aqiqah. Mereka yang berkecukupan dan diberi kelapangan rizki tentunya ingin segera melaksanakan anjuran ini demi rasa bersyukur mereka atas lahirnya sang buah hati yang di dambakan dan dinantikan. Sebaliknya bagi orang tua yang perekonomiaannya sedang dalam masa sulit saat kelahiran putra atau putrinya, mereka akan terasa berat melakukan ibadah ini.

Saudara Kholilil Rohman yang kami hormati.Sebagaimana telah kita bahas pada edisi sebelumnya, bahwa anjuran untuk melaksanakan aqiqah oleh orang tua kepada anaknya berakhir ketika si anak telah baligh. Setelah itu si anak diperbolehkan memilih untuk melaksanakan sendiri aqiqahnya atau meninggalkannya. Dalam hal ini tentunya melaksanakan aqiqah lebih utama karena akan terhindar dari pendapat ulama yang menganggap bahwa aqiqah hukumnya wajib.

Uraian di atas juga sekaligus menanggapi pertanyaan pertama saudara. Artinya anjuran aqiqah yang dibebankan kepada orang tua masa aktifnya berakhir ketika sang anak baligh. Kalaupun orang tua masih tetap ingin melaksanakan aqiqah untuk anaknya, maka caranya adalah dengan memberikan uang kepada anaknya agar digunakan untuk membeli hewan yang akan disembelih sebagai aqiqahnya. Dengan demikian niatan mulia orang tua tetap terakomodir, disamping pula anjuran aqiqah juga terlaksana.

Selanjutnya menanggapi pertanyaan kedua, kami merujuk pada kitab al-Majmu’ karya imam Nawawi yang menyebutkan bahwa hukum aqiqah untuk orang lain (bukan dirinya sendiri) adalah boleh selama orang yang diaqiqahi mengijinkan. Penulis kitab menjelaskan:

فَرْعٌ-لَوْ ضَحَّى عَنْ غَيْرِهِ بِغَيْرِ إذْنِهِ لَمْ يَقَعْ عَنْهُ

Artinya; (cabang pembahasan), seandainya ada seseorang menyembelih hewan (aqiqah) untuk orang lain tanpa seizinnya, status hewan tersebut bukan hewan aqiqah.

Referensi diatas juga mengandung arti bahwa aqiqah yang dilakukan oleh seseorang untuk orang lain dapat dinyatakan sah apabila mendapat persetujuan (izin) dari orang yang diaqiqahi.

Demikian jawaban kami, mudah-mudahan bermanfaat. Wallahu a’lam. (Maftukhan)
Read More

Jumat, 22 Juli 2016

Berqurban tapi belum Aqiqah

Assalamu’alaikum wr.wb.

USTADZ, mau tanya boleh tidak jika kita belum aqiqah tapi kita berqurban, bagaimana hukumnya ustadz? Terimakasih

Wassalam

RIBUTWAHONO WAHYU ANDRIANTO



Wa’alikumsalam wr.wb.

Untuk menjawab pertanyaan saudara, ada beberapa hal yang perlu dipahami.

Pertama, hukum aqiqah adalah sunnah mu’akkadah dan terkait dengan kelahiran anak, sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah swt,  Adapun qurban adalah ibadah terkait dengan hari idul adha sebagai amalan sunnah mu’akkadah, untuk meneladani sunnah Nabi Ibrahim as.

Kedua, memang kedua ibadah tersebut jika dilihat dari  bentuk dan tata cara aplikasinya hampir sama, yaitu dengan menyembelih hewan. Jika aqiqah hanya kambing (dan dianjurkan anak laki-laki dua ekor dan anak perempuan satu ekor), sementara  qurban, di samping kambing, juga dibolehkan  sapi, kerbau atau unta.  Selain kekuatan hukum yang sama, ketentuan lain yang sama adalah  terkait dengan syarat-syarat hewan yang akan disembelih. Pembagian  hewan yang berbeda, jika aqiqah disunnahkan dalam kondisi telah dimasak, sementara qurban disunnahkan masih mentah (belum dimasak).
Read More

Bolehkah Aqiqah untuk diri sendiri

Jika sejak kecil belum diakikahi, apakah ketika dewasa anak tersebut boleh mengakikahi dirinya sendiri? Ada yang beralasan bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi dirinya sendiri ketika telah diangkat menjadi nabi.

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum ustadz,... saya ingin bertanya tentang hukum orang akikah untuk dirinya sendiri... mohon penjelasan ustadz beserta dengan dalil-dalilnya dari Alquran dan Hadis... terima kasih ustadz sebelumnya. Dari Rizqi di Tebing Tinggi.

Jawaban:
Terima kasih atas pertanyaan saudari yang cukup umum dan terjadi di masyarakat. Untuk menjawab pertanyaan saudari, berikut saya uraikan beberapa hal antara lain:

Pertama, akikah hukumnya sunah muakkad (ditekankan) menurut pendapat yang lebih kuat. Dan yang mendapatkan perintah adalah bapak. Karena itu, tidak wajib bagi ibunya atau anak yang diakikahi untuk menunaikannya. Jika Akikah belum ditunaikan, sunah akikah tidak gugur, meskipun si anak sudah baligh. Apabila seorang bapak sudah mampu untuk melaksanakan akikah, maka dia dianjurkan untuk memberikan akikah bagi anaknya yang belum diakikahi tersebut.

Kedua, jika ada anak yang belum diakikahi bapaknya, apakah si anak dibolehkan untuk mengakikahi diri sendiri? Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Pendapat yang lebih kuat, dia dianjurkan untuk melakukan akikah. Ibnu Qudamah mengatakan, “Jika dia belum diakikahi sama sekali, kemudian baligh dan telah bekerja, maka dia tidak wajib untuk mengakikahi dirinya sendiri.

Imam Ahmad ditanya tentang masalah ini, ia menjawab, “Itu adalah kewajiban orang tua, artinya tidak wajib mengakikahi diri sendiri. Karena yang lebih sesuai sunah adalah dibebankan kepada orang lain (bapak). Sementara Imam Atha dan Hasan Al-Bashri mengatakan, “Dia boleh mengakikahi diri sendiri, karena akikah itu dianjurkan baginya, dan dia tergadaikan dengan akikahnya. Karena itu, dia dianjurkan untuk membebaskan dirinya.” Sementara menurut pendapat kami, akikah disyariatkan untuk dilakukan bapak. Oleh karena itu, orang lain tidak perlu menggantikannya….” (Al-Mughni, 9:364)

Ibnul Qayim mengatakan, “Bab, hukum untuk orang yang belum diakikahi bapaknya, apakah dia boleh mengakikahi diri sendiri setelah balig?” Al-Khalal mengatakan, “Anjuran bagi orang yang belum diakikahi di waktu kecil, agar mengakikahi diri sendiri setelah dewasa.” Kemudian ia menyebutkan kumpulan tanya jawab dengan Imam Ahmad dari Ismail bin Sa’id Al-Syalinji, ia mengatakan, “Saya bertanya kepada Ahmad tentang orang yang diberi tahu bapaknya bahwa dia belum diakikahi. Bolehkah mengakikahi diri sendiri?” Imam Ahmad menjawab, “Itu adalah kewajiban bapak.”

Dalam kitab Al-Masail karya Al-Maimuni, ia bertanya kepada Imam Ahmad, “Jika orang belum diakikahi, apakah boleh dia akikah untuk diri sendiri ketika dewasa?” Kemudian ia menyebutkan riwayat akikah untuk orang dewasa dan ia dhaifkan. Saya melihat bahwasanya Imam Ahmad menganggap baik, jika belum diakikahi waktu kecil agar melakukan akikah setelah dewasa. Imam Ahmad mengatakan, “Jika ada orang yang melaksanakannya, saya tidak membencinya.”

Abdul Malik pernah bertanya kepada Imam Ahmad, “Bolehkah dia berakikah ketika dewasa?” Ia menjawab, “Saya belum pernah mendengar hadis tentang akikah ketika dewasa sama sekali.” Abdul Malik bertanya lagi, “Dulu bapaknya tidak punya, kemudian setelah kaya, dia tidak ingin membiarkan anaknya sampai dia akikahi?” Imam Ahmad menjawab, “Saya tidak tahu. Saya belum mendengar hadis tentang akikah ketika dewasa sama sekali.” kemudian Imam Ahmad mengatakan, “Siapa yang melakukannya maka itu baik, dan ada sebagian ulama yang mewajibkannya.” (Tuhfatul maudud, Hal. 87 – 88)

Setelah membawakan keterangan di atas, Syekh Abdul Aziz menjelaskan, “Pendapat pertama yang lebih utama, yaitu dianjurkan untuk melakukan akikah untuk diri sendiri. Karena akikah sunah yang sangat ditekankan. Bilamana orang tua anak tidak melaksanakannya, disyariatkan untuk melaksanakan akikah tersebut jika telah mampu. Ini berdasarkan keumuman banyak hadis, diantaranya, sabda Nabi saw: “Setiap anak tergadaikan dengan akikahnya, disembelih pada hari ketujuh, dicukur, dan diberi nama.” Diriwayatkan Imam Ahamd, Nasa’i, Abu Daud, Turmudzi, dan Ibn Majah, dari Samurah bin Jundub ra., dengan sanad yang shahih.

Termasuk juga hadis Ummu Kurzin, bahwa Nabi saw., memerintahkan untuk memberikan akikah bagi anak laki-laki dua kambing dan anak perempuan dengan satu kambing. Hadis ini diriwayatkan Imam Ahamd, Nasa’i, Abu Daud, Turmudzi, dan Ibn Majah. Demikian pula Tirmudzi meriwayatkan yang semisal dari Aisyah. Dan ini tidak hanya ditujukan kepada bapak, sehingga mencakup anak, ibu, atau yang lainnya, yang masih kerabat bayi tersebut.”

Jika diteliti keterangan di atas, maka terjadi perbedaan pendapat. Namun dalam hal ini saya lebih cenderung untuk mengamalkan pendapat yang disampaikan oleh Imam Ahmad yang pada intinya menyatakan bahwa akikah untuk diri sendiri tidak memiliki dasar yang jelas secara tekstual dalam Alquran dan Hadis. Oleh karena itu, kewajiban akikah memang ditangan orangtua khususnya bapak, bukan anak.
Wallahu a’lam bi ash-shawab.

Semoga bermanfaat untuk kita semua.
Wassalaamu'alaikum :)
Read More

Kamis, 21 Juli 2016

Hukum Memakan Daging Aqiqah

Bolehkah orang tua makan daging aqiqah anaknya? Apakah ada larangan?
Yang benar, boleh bagi orang tua anak memakan dagig aqiqah anaknya. Hal ini berdasarkan hadits dari ‘Aisyah tentang masalah aqiqah,

يُجْعَلُ جُدُوْلاً ، يُؤْكَلُ وَيُطْعَمُ

“Akhirnya dijadikan tulang (yang tidak dipecah) untuk dimakan dan diberi makan pada yang lainnya.” (HR. Ibnu Abi Syaibah juz ke-5). Judulan atau jadl adalah setiap tulang yang disimpan tanpa dipecah dan tidak bercampur dengan lainnya. Ini disebutkan dalam Al-Qamus Al-Muhith, hlm. 975.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin berkata dalam Syarh Al-Mumthi’ (7: 545), bahwa judulan adalah anggota tubuh hewan berupa tulang yang tidak dipecah. Tulang tersebut diambil dari persendian-persendian.
Disebutkan pula dalam Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah, orang yang memiliki hajat aqiqah bisa membagi hasil daging aqiqah dalam bentuk daging mentahan atau yang sudah matang. Hasil tersebut bisa diserahkan pada fakir miskin, tetangga, kerabat atau teman dekat. Keluarganya pun bisa memakan darinya. Ia pun boleh mengundang orang miskin, orang kaya untuk makan-makan di rumahnya. Masalah ini ada kelapangan.
Demikian yang disarikan dari fatwa Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid dalam fatawanya Al-Islam Sual wa Jawab no. 20646. Baca juga fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin di sini.
Semoga manfaat. Hanya Allah yang memberi taufik dan hidayah.

Read More

Rabu, 20 Juli 2016

Waktu Aqiqah Menurut Sunnah

Pengertian Aqiqah
Menurut Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, aqiqah yaitu sembelihan dengan niat mendekatkan diri kepada Allah dan sebagai ungkapan rasa syukur atas nikmat diberi anak yg dilakukan pada hari ketujuh dari kelahiran si bayi. Untuk bayi laki-laki 2 ekor kambing, sedangkan untuk bayi perempuan 1 ekor kambing.

Waktu Aqiqah
Disunnahkan pada hari ketujuh dari kelahiran jika terlewatkan maka pada hari ke empat belas kemudian jika terlewatkan lagi maka hari ke duapuluh satu.

Dari Burairah dari Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam, beliau bersabda,”Kambing ‘aqiqah disembelih pada hari ketujuh atau ke 14 atau ke 21.” (Shahihul Jami’us Shaghir no: 4132 dan Baihaqi IX: 303).

Namun ada sebagian ulama di antaranya Syaikh Shalih Al Fauzan dan Syaikh Ibnu ‘Utsaimin berpendapat bolehnya melakukan ‘aqiqah selain waktu di atas tanpa batasan sehingga berdasarkan pendapat ini, maka orangtua yang belum mampu pada waktu-waktu tersebut dapat menundanya manakala sudah mampu.

Jumlah Kambing
Dari ‘Aisyah radhiyallahu’anha, ia berkata,”Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam pernah menyuruh kami memotong aqiqah 2 ekor kambing untuk anak laki-laki dan sesekor kambing untuk anak perempuan.” (Shahih Ibnu Majah no:2561u Ibnu Majah II:1056 no:1163u Tirmidzi III:35 no:1549)

Terdapat Keringanan
Menurut Syaikh Ibnu Jibrin Rahimahullah bahwa disunnahkan untuk menyembelih 2 ekor kambing untuk anak laki-laki tapi jika tidak mampu maka insya Allah cukup dengan seekor kambing untuk anak laki-laki. Bisa juga dengan cara penyembelihan yang tidak bersamaan, misalnya yang seekor disembelih setelah 1 pekan, sementara yang seekor lagi setelah 2 pekan. (Aktsar min Alf Jawab lil Mar’ah)

Jenis Kambing
Para Ulama menyatakan bahwa kambing ‘aqiqah sama dengan kambing qurban dalam usia, jenis dan bebas dari aib dan cacat. Akan tetapi mereka tidak merinci tentang disyaratkan jantan/ betina. (Syaikh Utsaimin dalam Syarah Nadzmu Waraqatu hlm 89-90).

Dengan demikian sah bila seseorang menyembelih kambing betina dalam qurban dan ‘aqiqah, walaupun yang utama dan dicontohkan oleh Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam ialah kambing jantan yang bertanduk. Wallahu a’lam

Siapa yang Membiayai ‘Aqiqah ?
Anak memang tanggung jawab orangtua, dengan begitu berarti ‘aqiqah seorang anak juga termasuk tanggungjawab orangtua. Namun boleh jika ‘aqiqah dibiayai oleh selain orangtua. Sebagaimana pendapat syaikh Ibnu Jibrin Rahimahullah, “Jika si anak di ‘aqiqahi oleh kakeknya atau saudaranya atau yang lainnya maka ini juga boleh. Tidak disyaratkan harus oleh ayahnya atau dibiayai sebagiannya.” (Aktsar min Alf Jawab lil Mar’ah)

‘Aqiqah dibagikan kepada siapa saja?
Menurut syaikh Ibnu Jibrin Rahimahullah: Disunnahkan untuk dimakan 1/3nya, dihadiahkan 1/3nya kepada sahabatnya (teman-teman orangtuanya) dan disedekahkan 1/3nya kepada kaum muslimin. Namun boleh juga mengundang teman-teman dan kerabat untuk menghidangkannya atau disedekahkan semuanya.( Aktsar min Alf Jawab lil Mar’ah)

Apakah untuk Janin Prematur tetap diadakan ‘Aqiqah?
Menurut syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah: Bila janin terlahir setelah 4 bulan maka hukumnya sebagaimana bayi hidup maupun mati. Karena jika telah sempurna 4 bulan roh telah ditiupkan. Jika terlahir setelah itu, maka dimandikan, dikafani, dishalatkan dan dikuburkan di pekuburan kaum muslimin, dinamai serta di’aqiqahi.

Jika terlahir sebelum ditiupkan roh (kandungannya berumur di bawah empat bulan, ed) maka menurut Al-Lajnah ad Da’imah adalah tidak ada ‘aqiqah baginya walaupun telah tampak sebagai laki-laki atau perempuan.

***

Read More

Selasa, 19 Juli 2016

Paket Aqiqah Murah Demak | Jasa Aqiqah Demak

Paket aqiqah Demak (Raja Aqiqah) menyediakan aqiqah murah dengan kriteria kambing SEHAT dan memenuhi Syarat SYAR'I. Hubungi kami di +62291-4295915  atau  0812-2579-4325 sekarang juga. Harga terjangkau !!


Paket Aqiqah Murah Demak | Jasa Aqiqah Demak
Read More

Senin, 18 Juli 2016

Jual Kambing Aqiqah | 081225794325

Kami berkomitmen untuk memberikan layanan kemudahan bagi para orang tua dalam, melaksanakan aqiqah bagi buah hati nya. Layanan Yang dimaksud adalah penyediaan HEWAN yang berkualitas Dan syar'i (Sehat, cukup umur dan  tidak Cacat), serta kami olah menjadi masakan dengan  cita rasa yang Lezat. 



http://aqiqah-anakjepara.com/paket-kambing-aqiqah.html





Jual Kambing Aqiqah Demak | 081225794325




Paket Jual Kambing Aqiqah | 081225794325







Jual Kambing Aqiqah | 081225794325




  • Hewan Sehat & Berkualitas.
  • Kami pastikan kambing anda CUKUP Umur & Sesuai  Syari'at.
  • Kambing pilih sendiri.


Read More

Minggu, 17 Juli 2016

Aqiqah Online Demak

Aqiqah Demak merupakan sebuah usaha yang bergerak di bidang program layanan Aqiqah & jasa penyediaan kambing Secara Online dan  beserta jasa pengolahan, pengantaran dan penyaluran serta menerima pesanan paket nasi box untuk kebutuhan aqiqah,tasyakuran, khitan, nazar atau kebutuhan lainnya. Aqiqah anak jepara didirikan sejak tahun 2010 dan didukung oleh tenaga-tenaga professional di bidangnya dan berakhlak islami.

Apa yang Menjadi Harapan Kami ?

Menjadi perusahaan penyedia program layanan Aqiqah  &  jasa untuk keperluan ibadah dan lainnya, yang Amanah.

Apa yang Menjadi Tujuan Kami ?

1.    Memberikan kemudahan dan kepuasan kepada umat islam yang ingin menyempurnakan ibadah aqiqah,tasyakuran,
       nazar, khitan dan sejenisnya.

2.    Membuka dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi umat islam untuk meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan
       melalui usaha yang halal.

3.    Membentuk ukhuwah islamiyah yang harmonis melalui jaringan usaha berdasarkan nilai-nilai islami.

4.    Turut serta dalam usaha membangun perekonomian umat islam agar kuat dan tangguh.


Kelebihan dan Kemudahan

1.    Hewan sehat & berkualitas.
2.    Hewan memenuhi syarat dan syariat.
3.    Pemotongan, pengolahan mentah dan pengantaran Jepara Sekitarnya.
4.    Dokumentasi foto pemotongan kambing aqiqah (hanya untuk pemesanan kambing aqiqah masak)
5.    Siap menyalurkan kepada yang berhak (bekerja sama dengan panti asuhan dan lembaga sosial).
6.    Menerima pesanan baik dari luar daerah maupun luar negeri dan siap disalurkan.
7.    Pembayaran dapat dilakukan cash ( Downpayment) atau transfer via bank.
8.    Waktu  Pemesanan dilakukan 2 - 3 hari sebelumnya.

BAGI ANDA YANG BERADA DI LUAR NEGERI

Bagi Anda yang saat ini sedang berada di luar negeri dan ingin mengaqiqahkan anak Anda. Jangan bingung. Anda tetap bisa ber-aqiqah!

Kami siap melayani dan menyalurkan aqiqah Anda ke Yayasan/Panti Asuhan yang Anda kehendaki.

Kami akan kirimkan dokumentasi (foto) pemotongan kambing/domba, penyerahan ke pihak yayasan dan Sertifikat Aqiqah melalui email sebagai tanda bukti bahwa amanah Anda sudah kami laksanakan. Cukup pesan melalui order online kami. Cukup mudah bukan!

Read More

Jumat, 15 Juli 2016

Bolehkah Aqiqah anak lelaki seekor kambing

Assalamualaikum Wr.Wb.

Kita sudah mengetahui bahwa anak laki-laki pada hari ketujuh diakikahi (diaqiqahi) dengan penyembelihan dua kambing, sedangkan perempuan dengan satu ekor kambing. Namun bagaimana saat orang tua tidak mampu akikah, apakah boleh akikah (aqiqah) anak laki-laki dengan satu kambing, tidak dengan dua kambing?

Mengenai masalah ini para ulama berselisih pendapat karena dalil yang berbeda dalam masalah ini. Ada dalil yang mengatakan bahwa anak laki-laki diakikah dengan dua ekor kambing dan ada dalil yang menyebutkan cukup dengan seekor kambing. Berikut pemaparan dalil-dalil yang berbeda tersebut.

Dalil Akikah Anak Laki-Laki dengan Dua Ekor Kambing
Dari Ummu Kurz Al Ka’biyyah, ia berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu wa ‘alaihi wa sallam bersabda,

« عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ ». قَالَ أَبُو دَاوُدَ سَمِعْتُ أَحْمَدَ قَالَ مُكَافِئَتَانِ أَىْ مُسْتَوِيَتَانِ أَوْ مُقَارِبَتَانِ.

“Untuk anak laki-laki dua kambing yang sama dan untuk anak perempuan satu kambing.” Abu Daud berkata, saya mendengar Ahmad berkata, “Mukafiatani yaitu yang sama atau saling berdekatan.” (HR. Abu Daud no. 2834 dan Ibnu Majah no. 3162. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)
Dari Ummul Mukminin, ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- أَمَرَهُمْ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

“Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan mereka, untuk anak laki-laki akikah dengan dua ekor kambing dan anak perempuan dengan satu ekor kambing.” (HR. Tirmidzi no. 1513. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih)

Dua hadits di atas dengan jelas membedakan antara akikah anak laki-laki dan anak perempuan. Anak laki-laki dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing.
Dalil Akikah Anak Laki-Laki dengan Satu Ekor Kambing
Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata,

أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- عَقَّ عَنِ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ كَبْشًا كَبْشًا.

 “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing satu ekor gibas (domba).” (HR. Abu Daud no. 2841. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Akan tetapi riwayat yang menyatakan dengan dua kambing, itu yang lebih shahih)
Namun dalam riwayat An Nasai lafazhnya,

عَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ قَالَ عَقَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْ الْحَسَنِ وَالْحُسَيْنِ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا بِكَبْشَيْنِ كَبْشَيْنِ

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengakikahi Al Hasan dan Al Husain, masing-masing dua ekor gibas (domba).” (HR. An Nasai no. 4219. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadit ini shahih)
Hadits Ibnu ‘Abbas yang dikeluarkan oleh Abu Daud, itulah yang jadi pegangan Imam Malik untuk menyatakan bahwa akikah anak laki-laki sama dengan anak perempuan yaitu dengan satu ekor kambing.

Beda Pendapat
Ulama Syafi’iyah dan Hambali mengatakan bahwa disunnahkan berakikah untuk anak laki-laki dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor. Namun boleh juga mengakikahi dengan satu ekor kambing karean ada hadits Ibnu ‘Abbas yang menyebutkan demikian. Sedangkan ulama Hanafiyah dan Malikiyah berpendapat bahwa akikah untuk anak laki-laki dan perempuan itu sama yaitu dengan satu ekor, dan Ibnu ‘Umar pernah melakukan seperti itu. Lihat Al Mawsu’ah Al Fiqhiyyah, 30: 279-280.


Pendapat yang Lebih Kuat
Pendapat yang rajih (lebih kuat) adalah masih bolehnya akikah dengan satu ekor kambing bagi anak laki-laki, namun disunnahkan tetap dengan dua ekor dan itu lebih utama.
Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah menerangkan, “Hadits-hadits ini (semacam hadits Ummu Kurz, -pen) menjadi argumen yang kuat bagi jumhur (mayoritas) ulama dalam membedakan akikah untuk anak laki-laki dan anak perempuan. Namun Imam Malik berpendapat bahwa akikah pada keduanya itu sama. Imam Malik beralasan dengan hadits bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan satu ekor kambing. Hadits ini dikeluarkan oleh Abu Daud, namun tidak bisa dijadikan argumen.
Ada pula riwayat yang dikeluarkan oleh Abusy Syaikh dari jalur lain dari ‘Ikrimah dari Ibnu ‘Abbas dengan lafazh “masing-masing dua ekor kambing”. Dikeluarkan pula dari jalan ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya riwayat yang semisalnya.
  Berdasarkan riwayat Abu Daud tadi, hadits tersebut bukanlah menafikan hadits-hadits mutawatir yang menjelaskan dengan tegas bahwa akikah bagi anak laki-laki adalah dengan dua ekor kambing.

Akan tetapi riwayat tersebut menunjukkan bolehnya akikah kurang dari dua ekor kambing. Itulah maksudnya. Sehingga dari sini, jumlah kambing (yaitu dua ekor kambing bagi laki-laki, pen) bukanlah syarat dalam akikah, namun hanya sekedar disunnahkan (dianjurkan) saja.” (Fathul Bari, 9: 592).

Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah mengatakan, “Akikah untuk anak laki-laki dan anak perempuan boleh sama, yaitu dengan satu ekor kambing. Inilah pendapat kebanyakan ulama. Inilah yang dipilih oleh Ibnu ‘Abbas, ‘Aisyah, Asy Syafi’i, Ishaq dan Abu Tsaur. Bahkan Ibnu ‘Umar sendiri pernah berkata, “Akikah untuk anak laki-laki dan perempuan masing-masing dengan seekor kambing.” (Al Mughni, Ibnu Qudamah Al Maqdisi, 11: 120, Darul Fikr, 1405)
Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin rahimahullah menjelaskan, “Jika seseorang  tidak mendapati hewan akikah kecuali satu saja, maka maksud akikah tetap sudah terwujud. Akan tetapi, jika Allah memberinya kecukupan harta, akikah dengan dua kambing (untuk anak laki-laki) itu lebih afdhol.” (Syarhul Mumthi’, 7: 492)

Para ulama yang duduk di komisi fatwa Saudi Arabia, Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’ menerangkan, “Disunnahkan akikah bagi anak laki-laki adalah dua ekor kambing yang semisal, sedangkan bagi anak perempuan adalah satu ekor kambing. Hal ini berdasarkan hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ”Anak laki-laki diakikahi dengan dua ekor kambing yang semisal, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing” (HR. At Tirmidzi 794, Ahmad 5: 40. At Tirmidzi menshahihkannya).

Ada hadits dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengakikahi Al Hasan dan Al Husain masing-masing satu ekor kambing” (HR. Tirmidzi 794, Ahmad 5: 39). Namun dalam riwayat Abu Daud dan An Nasai dikatakan bahwa akikah yang dilakukan pada Al Hasan dan Al Husain masing-masing dengan dua ekor kambing. Inilah yang lebih afdhol. Adapun jika dikatakan sah dengan satu ekor kambing, jawabannya tetap sah sebagaimana berlaku pada daging sembelihan lainnya. (Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, pertanyaan ketiga no. 2191, 11: 438. Yang menandatangani fatwa ini: Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz selaku ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi selaku wakil ketua, Syaikh ‘Abdullah bin Qu’ud selaku anggota).


Kesimpulan pendapat, akikah pada anak laki-laki dianjurkan dengan dua ekor kambing, sedangkan anak perempuan dengan satu ekor kambing. Namun jika tidak mampu, boleh pula akikah anak laki-laki dengan satu ekor kambing dan itu dianggap sah. Wallahu a’lam


Read More

Bolehkah Aqiqah Kambing Diganti Sapi ?

Pertanyaan :
Assalamu'alaikum wr. wb

Semoga ustadz selalu dalam rahmat dan hidayah Allah SWT. langsung saja ustadz pertanyaan saya:

1. Berapa ekor sapi untuk laki-laki dan perempuan kalau mau aqiqah? Yang pernah saya dengar kalau laki-laki sama dengan dua ekor kambing dan perempuan satu ekor kambing

2. Bagaimana kalau menyembelih sapi, apakah bisa untuk beberapa orang sebagaimana dalam qurban?

Demikian ustadz pertanyaan saya mohon penjelasan untuk saya yang awam ini.

Terimakasih


Jawaban :
Assalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Kalau merujuk aslinya, memang yang dicontohkan dalam menyembelih aqiqah itu hanya kambing dan bukan sapi. Namun apakah boleh menyembelih sapi sebagai ganti kambing, para ulama berbeda pendapat.

Dalam hal ini mazhab Asy-Syafi’iyah dan Al-Hanabilah menyebutkan bahwa jumlah kambing yang disembelih berbeda jumlahnya berdasarkan jenis kelamin bayi. Bila bayi itu laki-laki, maka disunnahkan untuk menyembelih dua ekor, sedangkan bila bayi itu perempuan, maka cukup satu ekor saja.

Pendapat ini didasarkan pada hadits nabawi berikut ini :

مَنْ وُلِدَ لَهُ وَلَدٌ فَأَحَبَّ أَنْ يَنْسُكَ عَنْهُ فَلْيَنْسُكْ عَنِ الْغُلاَمِ شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ وَعَنِ الْجَارِيَةِ شَاةٌ

Barang siapa yang lahir anaknya dan ingin menyembelih untuk kelahiran anaknya, hendaknya dia laksanakan, dua ekor kambing yang setara untuk anak laki-laki dan seekor kambing untuk anak perempuan.” (HR. Abu Daud)

Maksud dua kambing yang setara (شَاتَانِ مُكَافِئَتَانِ) dijelaskan oleh Zaid bin Aslam, yaitu dua kambing yang serupa (مُتَشَابِهَتَانِ) yang disembelih bersamaan, tidak ditunda penyembelihan salah satu dari keduanya.

Sedangkan al-Imam Ahmad menerangkan bahwa maknanya dua kambing yang hampir sama (مُتَقَارِبَتَانِ). Al-Imam al-Khaththabi menjelaskan, yaitu setara umurnya.

Bolehkah Kambing Aqiqah Diganti Dengan Sapi?

Para ulama berbeda pendapat tentang kebolehan mengganti kambing dengan hewan lain. Namun secara umum kebanyakan membolehkan asalkan dari jenis hewan sebagaimana qurban, yaitu an-na’am, seperti unta, sapi, dan kambing.

1. Pendapat Yang Tidak Membolehkan

Sebagian ulama berpendapat bahwa aqiqah itu hanya boleh dengan kambing dan tidak boleh dengan sapi atau unta, di antaranya sebagian ulama mazhab Al-Malikiyah, Ibnu Hazm yang mewakili madzhab Dzahiri, dimana keduanya mengacu kepada ijtihad Aisyah radhiyallahuanha.

Sebagaimana disebukan di atas, ada perbedaan riwayat di kalangan mazhab Al-Malikiyah, antara yang membolehkan dan yang tidak membolehkan. Dan pendapat yang lebih lemah mengatakan tidak boleh beraqiqah dengan selain kambing.

Imam Ibnu Hazm berpendapat bahwa tidaklah sah aqiqah melainkan hanya dengan apa-apa yang dinamakan dengan kambing, baik itu jenis kambing benggala atau kambing biasa, dan tidaklah cukup hal ini dengan selain yang telah kami sebutkan, tidak pula jenis unta, tidak pula sapi, dan tidak pula lainnya.

Ibnul Qayyim menceritakan, bahwa telah ada kasus pada masa sahabat, di antara mereka melaksanakan aqiqah dengan unta, namun hal itu langsung dingkari oleh Rasulullah SAW.

Lalu apa dasar mereka tidak membolehkan beraqiqah kecuali dengan kambing?

Di antara landasannya sebagaimana yang diterangkan dalam riwayat berikut:

قِيْلَ لِعَائِشَةَ : ياَ أُمَّ المـُؤْمِنِين عَقَّى عَلَيْهِ أَوْ قَالَ عَنْهُ جُزُورًا؟ فَقَالَتْ : مَعَاذَ اللهِ ، وَلَكْن مَا قَالَ رَسُولُ اللهِ شَاتاَنِ مُكاَفِأَتَانِ

Dari Ibnu Abi Malikah ia berkata: Telah lahir seorang bayi laki-laki untuk Abdurrahman bin Abi Bakar, maka dikatakan kepada ‘Aisyah: “Wahai Ummul Mu’minin, adakah aqiqah atas bayi itu dengan seekor unta?”. Maka ‘Aisyah menjawab: “Aku berlindung kepada Allah, tetapi seperti yang dikatakan oleh Rasulullah, dua ekor kambing yang sepadan.” (HR. Al-Baihaqi)

Dalam riwayat lain, dari ‘Atha radhiallahuanhu, katanya:

قاَلَتْ اِمْرَأُةٌ عِنْدَ عَائِشَة لَوْ وَلَدَتْ اِمْرَأَة فُلاَن نَحَرْناَ عَنْهُ جُزُورًا؟ قَالَتْ عَائِشَة : لاَ وَلَكِن السُّنَّة عَنِ الغُلاَمِ شَاتَانِ وَعَنِ الجَارِيَةِ شَاةٌ

Seorang wanita berkata di hadapan ‘Aisyah: “Seandainya seorang wanita melahirkan fulan (anak laki-kaki) kami menyembelih seekor unta.” Berkata ‘Aisyah: “Jangan, tetapi yang sesuai sunah adalah buat seorang anak laki-laki adalah dua ekor kambing dan untuk anak perempuan seekor kambing.” (HR. Ishaq bin Rahawaih)

Kemudian disebutkan hadits, dari Yahya bin Yahya, mengabarkan kepada kami Husyaim, dari ‘Uyainah bin Abdirrahman, dari ayahnya, bahwa Abu Bakrah telah mendapatkan anak laki-laki, bernama Abdurrahman, dia adalah anaknya yang pertama di Bashrah, disembelihkan untuknya unta dan diberikan untuk penduduk Bashrah, lalu sebagian mereka mengingkari hal itu, dan berkata: ”Rasulullah SAW telah memerintahkan aqiqah dengan dua kambing untuk bayi laki-laki, dan satu kambing untuk bayi perempuan, dan tidak boleh dengan selain itu.

2. Pendapat Yang Membolehkan : Jumhur Ulama

Pendapat ini merupakan pendapat jumhur ulama seperti mazhab Al-Hanafiyah, As-Syafi’iyah, dan Al-Hanabilah. Sedangkan di kalangan mazhab Al-Malikiyah, ada perbedaan riwayat antara yang membolehkan dan yang tidak membolehkan. Namun yang lebih rajih, mazhab ini pun membolehkannya.

Mereka umumnya sepakat dibenarkannya penyembelihan aqiqah dengan selain kambing, yaitu sapi atau unta.

Di antara dasarnya karena sapi dan unta juga merupakan hewan yang biasa digunakan untuk ibadah, yaitu untuk qurban dan hadyu. Bahkan sapi dan unta secara ukuran lebih besar dari kambing, dan tentunya harganya lebih mahal. Oleh karena itu, tidak mengapa bila menyembelih aqiqah dengan hewan yang lebih besar dan lebih mahal harganya, selama masih termasuk hewan persembahan.

Imam Ibnul Mundzir membolehkan aqiqah dengan selain kambing, dengan alasan:

مَعَ الْغُلَامِ عَقِيقَةٌ فَأَهْرِيقُوا عَنْهُ دَمًا وَأَمِيطُوا عَنْهُ الْأَذَى

“Bersama bayi itu ada aqiqahnya, maka sembelihlah hewan, dan hilangkanlah gangguan darinya.” (HR. Bukhari)

Menurutnya, hadits ini tidak menyebutkan kambing, tetapi hewan secara umum, jadi boleh saja dengan selain kambing.

Ibnul Mundzir menceritakan, bahwa Anas bin Malik meng-aqiqahkan anaknya dengan unta. Dari Al-Hasan, dia berkata bahwa Anas bin Malik radhiyallahuanhu menyembelih seekor unta untuk aqiqah anaknya.

Hal itu juga dilakukan oleh shahabat yang lain, yaitu Abu Bakrah radhiyallahuanhu. Beliau pernah menyembelih seekor unta untuk aqiqah anaknya dan memberikan makan penduduk Bashrah dengannya.

Apakah Satu Sapi Bisa Dihitung Untuk Tujuh Bayi Sebagaimana Halnya Qurban?

Pertanyaan ini juga menarik untuk dikaji, yaitu bolehkah satu ekor sapi disembelih untuk aqiqah tujuh orang bayi, sebagaimana yang dibolehkan dalam qurban.

Sebenarnya kita tidak menemukan langung hadits yang menegaskan kebolehan atau larangannya. Namun kita menemukan dalam kitab-kitab para ulama yang sedikit membahas hal ini.

Disebutkan bahwa umhur ulama sepakat membolehkan adanya persekutuan dalam penyembelihan hewan qurban, namun menetapkan syarat dan ketentuannya ternyata berbeda pendapat satu dengan yang lainnya.

1. Mazhab Al-Hanafiyah

Dibolehkan menyembelih satu sapi untuk beberapa niat, asalkan sama-sama menyembelih dengan niat taqarrub dan tidak boleh tercampur dengan niat-niat lain di luar kerangka taqarrub. Ini adalah pendapat Abu Hanifah dan kedua murid beliau, Abu Yusuf dan Muhammad.

Contoh penyembelihan dalam rangka taqarrub misalnya qurban, aqiqah, membayar dam tamattu', dam qiran, kaffarah sumpah, kaffarah dam karena pelanggaran melewati miqat, dan seterusnya.

Maka dalam pandangan mazhab ini, selama para peserta punya niat yang tidak keluar dari ruang lingkup penyembelihan di atas, maka hukumnya dibolehkan.

Namun diriwayatkan bahwa Abu Hanifah meski membolehkan, namun beliau tetap memakruhkannya. Beliau menyatakan seandainya semua punya satu niat yang sama, yaitu menyembelih qurban, maka lebih beliau sukai.

2. Mazhab Asy-Syafi'iyah & Al-Hanabilah

Sedangkan mazhab Asy-Syafi'iyah dan Al-Hanabilah dalam hal ini berbeda dengan mazhab Al-Hanafiyah. Dalam pandangan kedua mazhab ini, niat para peserta tidak harus sama-sama dalam rangka bertaqarrub kepada Allah.

Boleh saja niat dari masing-masing peserta saling berbeda-beda, sebagian bertaqarrub dan sebagiannya lainnya bukan untuk taqarrub.

Misalnya dari tujuh orang itu, ada yang berniat menyembelih sebagai qurban, aqiqah, kaffarat, tetapi ada juga yang niatnya hanya ingin makan-makan sekeluarga, bahkan niatnya cuma untuk dijual. Bila kesemuanya bersekutu dan menyembelih satu ekor hewan, maka semuanya sah sesuai dengan niat masing-masing.

Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Ahmad Sarwat, Lc., MA
Read More

Kamis, 14 Juli 2016

Aqiqah catering Demak

CATERING AQIQAH DEMAK

Aqiqah DEMAK mempunyai devisi Katering yakni CATERING Dapoer Ayoe " Yang di dukung oleh chef (Ahli masak) Yang berpengalaman. Dengan mengedepankan KUALITAS Dan Mutu Pelayanan terbaik dari Kami.
Selain itu Kami juga menyediakan menu-menu Yang Bervariasi dengan rasa lezat,serta Kemasan kotak nasi Yang menarik Sesuai Permintaan, untuk menunjang Acara  Anda.
Semoga kita Bisa bekerja sama dalam setiap Acara  Anda.

Menu   CATERING Dapoer Ayoe "

CATERING AQIQAH DEMAK

Jasa CATERING AQIQAH DEMAK


Read More

Selasa, 05 Juli 2016

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1437 H

Kami Segenap Keluarga Besar


AQIQAH DEMAK

Mengucapkan :

Selamat Idul Fitri  1 Syawal 1437 H

Taqobbalallahu minna wa minkum

 Semoga Allah menerima amalku dan amal kalian

Jasa Aqiqah Demak

Read More

Minggu, 26 Juni 2016

Aqiqah Demak

Aqiqah Demak
Assalamu'alaikum wr.wb

Aqiqah Demak merupakan layanan aqiqah yang meliputi kota Jepara, Kudus, Pati, Demak dan sekitarnya dengan program layanan Aqiqah Anak, Aqiqah Save, Aqiqah Sesama, Aqiqah Peduli dll.
layanan aqiqah Anak jepara berawal Dari keinginan untuk memperkenalkan aqiqah sebagai sunnah Rasulullah SAW Dalam mengungkapkan rasa  Syukur Atas anugrah Yang telah ALLAH berikan kepada Suami Istri, berupa kelahiran seorang Anak.
Selain bentuk syiar, juga Ingin melakukan pemerataan Distribusi Daging aqiqah Ke daerah terpencil, daerah rawan gizi, panti asuhan , daerah yang terkena musibah  serta tempat lainya yang berhak mendapatkan bantuan, baik di Jepara, Kudus, Demak , Pati ataupun di daerah lainya.

Dari seriusan kami dalam melayani para pelangan kami pun telah melengkapi bebarapa SERTIFIKAT
agar para pelangan lebih tenang dalam ber AQIQAH Pada KAMI.

Sertifikat HALAL MUI
SERTIFIKAT HALAL MUI


Sertifikat Penyembelihan Halal

JURU SEMBELIH HALAL


Laik Higiene Sanitasi Jasaboga

 LAIK HIGIENE SANITASI JASABOGA

Penyuluhan Keamanan Pangan

PENYULUHAN KEAMANAN PANGAN

P-IRT

P-IRT


Wallaikumsalam wr.wb
Hormat Kami
Manajemen Aqiqah Anak Jepara
Read More

Social Profiles

Twitter Facebook Google Plus LinkedIn RSS Feed Email Pinterest

Popular Posts

Diberdayakan oleh Blogger.

Copyright © AQIQAH DEMAK | Powered by Blogger
Design by Lizard Themes | Blogger Theme by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com